Membaca Negara: Teori dan Praktik Hukum Tata Negara dari Perspektif Barat, Indonesia, dan Islam Nusantara
Kategori
Judul
Membaca Negara: Teori dan Praktik Hukum Tata Negara dari Perspektif Barat, Indonesia, dan Islam Nusantara
Penulis
Dr. Ahsanul Minan, M.H.
Harga jual (cetak)
Rp 265,000,-
Deskripsi
Buku ini hadir sebagai jawaban atas kelangkaan referensi yang mampu menjembatani khazanah teori Hukum Tata Negara modern dengan kekayaan tradisi pemikiran Islam, khususnya di Indonesia. Selama ini, diskursus ketatanegaraan kerap didominasi oleh perspektif Barat, sementara pemikiran Islam Nusantara yang kaya dan relevan—sebagaimana tumbuh dalam tradisi ulama dan organisasi seperti Nahdlatul Ulama (NU)—belum mendapat tempat yang memadai.
Melalui pendekatan integratif dan perbandingan yang tajam, buku ini mengupas tuntas tiga pilar utama: teori konstitusionalisme modern dari tradisi Barat, praktik dan dinamika ketatanegaraan Indonesia, serta pemikiran politik Islam klasik hingga kontemporer, termasuk sumbangsih khas tokoh-tokoh NU. Pembahasan di dalamnya merentang luas, mulai dari epistemologi Hukum Tata Negara, teori konstitusi, asas-asas kenegaraan, perbandingan sistem pemerintahan dan susunan negara, organ-organ negara, sistem pengisian jabatan dan akuntabilitas publik, hingga hak asasi manusia.
Keunggulan utama buku ini terletak pada keberaniannya menghubungkan konsep-konsep modern seperti kedaulatan, demokrasi, dan checks and balances dengan khazanah siyasah syar'iyyah seperti imamah, bai'at, syura, dan maqashid al-syariah. Lebih dari itu, buku ini menampilkan secara langsung gagasan para tokoh NU—Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari, K.H. A. Wahab Chasbullah, K.H. Achmad Siddiq, hingga Gus Dur—dalam merumuskan relasi harmonis antara Islam, negara, dan kebangsaan dalam bingkai NKRI.
Ditulis oleh seorang akademisi sekaligus praktisi berpengalaman, buku ini tidak hanya menyajikan diskursus teoretis, tetapi juga menawarkan kerangka analitis yang tajam. Buku ini adalah bacaan wajib bagi mahasiswa hukum, dosen, peneliti, dan siapa pun yang ingin memahami Hukum Tata Negara secara komprehensif, kontekstual, dan inklusif, sekaligus mempertegas identitas keilmuan Islam Nusantara yang moderat dan berorientasi pada kemaslahatan bangsa.
Melalui pendekatan integratif dan perbandingan yang tajam, buku ini mengupas tuntas tiga pilar utama: teori konstitusionalisme modern dari tradisi Barat, praktik dan dinamika ketatanegaraan Indonesia, serta pemikiran politik Islam klasik hingga kontemporer, termasuk sumbangsih khas tokoh-tokoh NU. Pembahasan di dalamnya merentang luas, mulai dari epistemologi Hukum Tata Negara, teori konstitusi, asas-asas kenegaraan, perbandingan sistem pemerintahan dan susunan negara, organ-organ negara, sistem pengisian jabatan dan akuntabilitas publik, hingga hak asasi manusia.
Keunggulan utama buku ini terletak pada keberaniannya menghubungkan konsep-konsep modern seperti kedaulatan, demokrasi, dan checks and balances dengan khazanah siyasah syar'iyyah seperti imamah, bai'at, syura, dan maqashid al-syariah. Lebih dari itu, buku ini menampilkan secara langsung gagasan para tokoh NU—Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari, K.H. A. Wahab Chasbullah, K.H. Achmad Siddiq, hingga Gus Dur—dalam merumuskan relasi harmonis antara Islam, negara, dan kebangsaan dalam bingkai NKRI.
Ditulis oleh seorang akademisi sekaligus praktisi berpengalaman, buku ini tidak hanya menyajikan diskursus teoretis, tetapi juga menawarkan kerangka analitis yang tajam. Buku ini adalah bacaan wajib bagi mahasiswa hukum, dosen, peneliti, dan siapa pun yang ingin memahami Hukum Tata Negara secara komprehensif, kontekstual, dan inklusif, sekaligus mempertegas identitas keilmuan Islam Nusantara yang moderat dan berorientasi pada kemaslahatan bangsa.
