Islam Nusantara: Epistemologi, Tradisi, dan Proyeksi Peradaban
Kategori
Judul
Islam Nusantara: Epistemologi, Tradisi, dan Proyeksi Peradaban
Penulis
Dr. H. M. Mujib Qulyubi, S.Ag., M.H.
Harga jual (cetak)
Rp 145,000,-
Deskripsi
Islam Nusantara: Epistemologi, Tradisi, dan Proyeksi Peradaban lahir dari pergulatan akademik dalam mata kuliah Arkeologi Islam Nusantara di Fakultas Islam Nusantara, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta. Berangkat dari dialog antara dosen dan mahasiswa, buku ini mengajak pembaca menelusuri jejak panjang peradaban Islam di Nusantara melalui pendekatan yang memadukan sejarah, arkeologi, filologi, dan kajian keislaman. Islam Nusantara dipahami bukan sekadar sebagai identitas geografis, melainkan sebagai paradigma keilmuan yang tumbuh dari perjumpaan kreatif antara ajaran Islam, tradisi lokal, dan dinamika sejarah bangsa.
Melalui pembahasan mengenai epistemologi, tradisi, dan proyeksi peradaban, buku ini menyingkap fondasi intelektual Islam Nusantara yang dibangun di atas sanad keilmuan, tradisi pesantren, pemikiran para ulama, serta dialektika Islam dengan budaya Nusantara. Penulis menunjukkan bahwa Islam Nusantara bukanlah konsep yang lahir secara tiba-tiba, melainkan memiliki akar historis yang panjang dan terus berkembang sebagai tradisi keilmuan yang terbuka, moderat, dan kontekstual. Dengan pendekatan yang kritis sekaligus apresiatif, buku ini menghadirkan pembacaan yang ilmiah terhadap warisan intelektual Islam di Indonesia.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, buku ini menawarkan Islam Nusantara sebagai inspirasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kehidupan kebangsaan, dan pembangunan peradaban yang damai, inklusif, serta berkeadaban. Disusun dalam dua belas bab yang bergerak dari fondasi konseptual hingga gagasan Fiqh Peradaban, buku ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, pendidik, pengambil kebijakan, serta seluruh pembaca yang ingin memahami Islam Nusantara sebagai khazanah intelektual yang berakar kuat pada tradisi dan relevan bagi masa depan.
Melalui pembahasan mengenai epistemologi, tradisi, dan proyeksi peradaban, buku ini menyingkap fondasi intelektual Islam Nusantara yang dibangun di atas sanad keilmuan, tradisi pesantren, pemikiran para ulama, serta dialektika Islam dengan budaya Nusantara. Penulis menunjukkan bahwa Islam Nusantara bukanlah konsep yang lahir secara tiba-tiba, melainkan memiliki akar historis yang panjang dan terus berkembang sebagai tradisi keilmuan yang terbuka, moderat, dan kontekstual. Dengan pendekatan yang kritis sekaligus apresiatif, buku ini menghadirkan pembacaan yang ilmiah terhadap warisan intelektual Islam di Indonesia.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, buku ini menawarkan Islam Nusantara sebagai inspirasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kehidupan kebangsaan, dan pembangunan peradaban yang damai, inklusif, serta berkeadaban. Disusun dalam dua belas bab yang bergerak dari fondasi konseptual hingga gagasan Fiqh Peradaban, buku ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, pendidik, pengambil kebijakan, serta seluruh pembaca yang ingin memahami Islam Nusantara sebagai khazanah intelektual yang berakar kuat pada tradisi dan relevan bagi masa depan.
